Gerakan otomotif peduli ini lahir dari keprihatinan para pecinta otomotif terhadap kondisi kelaikan jalan angkutan kota dan angkutan antar-kabupaten di Gorontalo. Sering kali, karena keterbatasan biaya, para sopir terpaksa menunda penggantian oli atau pengecekan komponen vital lainnya, yang pada akhirnya berisiko pada keselamatan penumpang. Melalui program ini, IMI Gorontalo menggandeng sejumlah bengkel mitra dan distributor suku cadang untuk memberikan layanan prima. Hal ini membuktikan bahwa komunitas otomotif bukan sekadar wadah berkumpulnya pemilik kendaraan mewah, melainkan organisasi yang memiliki kepekaan sosial tinggi terhadap ekosistem transportasi di sekelilingnya.
Pelaksanaan servis gratis ini dilakukan secara berkala di titik-titik kumpul utama, seperti terminal pusat Gorontalo dan area parkir strategis lainnya. Para mekanik handal yang tergabung dalam jaringan IMI dikerahkan untuk melakukan tune-up mesin, pembersihan sistem pembakaran, hingga pengecekan sistem pengereman. Selain memberikan layanan teknis, para anggota IMI juga memberikan edukasi ringan kepada para sopir mengenai cara perawatan kendaraan secara mandiri agar konsumsi bahan bakar lebih efisien. Langkah preventif ini sangat membantu para pengemudi dalam menekan biaya operasional bulanan mereka, sehingga sisa pendapatan dapat dialokasikan untuk kebutuhan keluarga yang lebih mendesak.
Peran aktif IMI Gorontalo dalam kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana untuk mempererat hubungan antara komunitas otomotif hobi dengan pelaku transportasi umum. Selama ini, sering kali terdapat jarak komunikasi antara kedua kelompok tersebut. Dengan duduk bersama di lokasi servis, tercipta dialog yang hangat mengenai kondisi jalan raya dan tantangan keamanan di wilayah Gorontalo. IMI bertindak sebagai fasilitator yang menyuarakan aspirasi para sopir angkutan kepada pihak berwenang, terutama terkait perbaikan infrastruktur jalan yang rusak yang sering kali mempercepat kerusakan komponen kendaraan mereka.
Target utama dari program bagi sopir angkutan umum ini adalah terciptanya standar keselamatan transportasi yang lebih baik di Serambi Madinah. Kendaraan yang terawat dengan baik memiliki risiko mogok atau kecelakaan teknis yang jauh lebih rendah. Masyarakat pengguna jasa angkutan umum pun merasa lebih tenang karena mengetahui armada yang mereka tumpangi telah mendapatkan pengawasan teknis dari para ahli otomotif. Inisiatif ini juga mendorong semangat gotong royong di Gorontalo, di mana para pengusaha bengkel lokal ikut menyumbangkan tenaga dan peralatan demi kesuksesan acara tersebut.